Radio Batak

This text will be replaced
Tune in :

Pusat pencarian

Jumat, 02 Juli 2010

KANTOR CAMAT PANDAN BERUBAH FUNGSI JADI SARANG UKA-UKA

Diposkan oleh Hecker

KANTOR CAMAT PANDAN BERUBAH FUNGSI
JADI SARANG UKA-UKA
" Himbauan Bupati Tapteng Drs. T. Lbn. Tobing, M.Si. Tindak Camat Pandan Iqmal Batubara dengan tegas
Pandan ( WIB)
Sampai berita ini diterbitkan, di kantor Camat Pandan sangat sulit untuk menjumpai siapapun untuk pengurusan surat-surat bagi yang memerlukannya layaknya kantor-kantor camat yang ada di kecamatan lain, sehingga membuat para warga masyarakat yang ada di wilayah hukum kecamatan Pandan sangat resah akibat dari ulah para aparatur kecamatan yang ada di sana yang sudah dibebani tugas oleh Pemkab Tapteng, untuk melayani dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Tapteng di wilayah tersebut.
Dan hal ini diungkapkan oleh wartawan koran ini yang turut merasa kesal yang datang berkunjung ke sana, untuk mengkonfirmasikan sesuatu hal sebagai tupoksinya Pers. Akan tetapi sampai berselang beberapa minggu tak satupun orang/staf maupun camat yang dapat dijumpai di sana, sehingga kuat dugaan penulis bahwa kantor Camat Pandan tersebut telah berubah fungsi menjadi sarang "dedemit" ataupun "uka-uka" sehingga sudah menjadi kesalahan besar buat Pemkab Tapteng yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada Camat Pandan Iqrnal Batubara dengan memfasilitasi sarana dan prasarana, kalau hanya makan gaji buta dan merobah fungsi daripada kantor tersebut menjadi sarang uka-uka.
Hal ini juga diamini oleh beberapa warga Franciscus yang kebetulan juga ada di sana, untuk pengurusan KTP dan surat-surat lainnya ke kantor tersebut, yang merasa begitu kesal atas ulah dari Camat Pandan. Dan menghimbau kepada Bupati Tapteng untuk menindak dengan tegas Camat Pandan beserta jajarannya agar roda pemerintahan di Kecamatan Pandan ini dapat berjalan dengan lancar dan dengan sendirinya masyarakat akan merasa senang, ungkap warga penuh pengharapan.
Dan ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Pak camat dengan gampang menjawab "Maaf Pak Camat sedang keluar, ini hpnya sedang ketinggalan", jawabnya dari seberang. Dan terkadang juga dijawab "Maaf saya lagi di lapangan", yang kita tidak mengerti ke lapangan yang mana. Nah ??? seandainyalah Bapak bupati tidak cepat membuat tindakan terhadap para pejabat yang beginian, yang tidak pernah berorientasi terhadap pekerjaannya dan meminta dirinya untuk dilayani dan bukan untuk melayani sebagai aparatur pemerintahan, akan bagaimanakah nantinya pemerintahan di Pemkab Tapteng ini, ucap para warga setempat mengakhiri.